Sustainable Living With Royal Golden Eagle
Tentang Sustainable Living
Akhir akhir ini sustainable living menjadi tren gaya hidup yang populer dikalangan masyarakat atau tren gaya hidup ramah lingkungan, jika kamu sering mendengar diberbagai media sosial tentang gerakan pengurangan penggunaan plastik itu adalah contoh penerapan sustainable living.
lantas apakah yang dimaksud dengan sustainable living ?
Menurut salah satu organisasi dunia terkemuka di bidang lingkungan hidup United Nation Environment Programme (UNEP) Sustainable Living berarti memahami bagaimana pilihan gaya hidup kita berdampak pada dunia disekitar kita dan menemukan cara agar semua orang dapat hidup lebih baik dan lebih ringan secara singkatnya sustainable living berarti menjalani gaya hidup secara ramah lingkungan. Setiap aspek kehidupan yang anda jalani, selalu mempertimbangkan dampaknya pada lingkungan, dan berorientasi kepada kebaikan dan kondisi alam secara umum. Konsep ini sendiri, jika dilihat dari kacamata pelestarian lingkungan, akan berarti gaya hidup yang mencoba untuk memberikan batas-batas jelas pada penggunaan sumber daya bumi yang tidak terbarukan, dan menghindari penggunaan produk yang berdampak buruk pada lingkungan. Sebenarnya secara praktis konsep ini tidak kemudian menyeluruh pada produk yang 100% ramah lingkungan dan berkelanjutan, namun lebih kepada berupaya mengurangi dampak buruk aktivitas manusia pada lingkungan. Hal ini dilakukan agar kehidupan di masa mendatang tetap bisa berlangsung dengan ideal, tanpa harus berhadapan dengan efek buruk kerusakan lingkungan. Efek buruk ini secara langsung bisa menurunkan kualitas peradaban, sehingga generasi berikutnya harus berjuang lebih keras. Demikian penjelasan singkat terkait dengan gaya hidup berkelanjutan, point utama dari artikel ini penulis hanturkan adalah bagaimana Royal Golden Eagle Group perusahaan terkemuka di dunia ikut serta berperan dalam Gaya Hidup Berkelanjutan. RGE melalui salah satu anak perusahaannya yaitu APRIL Group telah mendapatkan penghargaan berupa Sustainable Business Awards pada 2018 lalu di Singapura Penghargaan yang diperoleh, yaitu Keberlanjutan Terbaik di Masyarakat (Best Sustainability in the Community Award) mengakui keberhasilan Program Desa Bebas Api (FFVP/Fire Free Village Program) dalam memajukan bentang alam yang bebas dari kebakaran melalui pendidikan, peningkatan kapasitas, dan insentif dalam bentuk prasarana bagi masyarakat. Penghargaan berikutnya merupakan Pengakuan Khusus untuk Prakarsa Unggulan Terbaik (Special Recognition Best Flagship Initiative) untuk proyek Restorasi Ekosistem RER. Penghargaan ini mengakui kemajuan yang diraih proyek dalam merestorasi dan melindungi hutan lahan gambut di Semenanjung Kampar dan Pulau Padang, melalui kerja sama dengan Fauna & Flora International dan BIDARA
Peran RGE dalam Sustainable Fashion
RGE (Royal Golden Eagle) mengelola sekelompok perusahaan manufaktur berbasis sumber daya alam yang beroperasi di berbagai negara. Ragam bidang usaha mulai dari sektor hulu yang meliputi pengembangan sumber daya alam dan pemanenan yang berkelanjutan hingga pengolahan menjadi beragam produk yang memiliki nilai tambah untuk pasar global. Adapun komitmen RGE terhadap pembangunan berkelanjutan, konservasi, dan pengembangan masyarakat melandasi operasional, karena RGE berupaya mewujudkan apa yang baik bagi masyarakat, baik bagi negara, baik bagi iklim, baik bagi pelanggan, dan baik bagi perusahaan.
Kelompok perusahaan RGE bergerak dalam sektor usaha berikut:
Pulp dan Kertas – APRIL & Asia Symbol
Kelapa Sawit – Asian Agri & Apical
Selulosa Khusus – Bracell
Serat Viscose – Sateri dan Asia Pacific Rayon
Pengembangan Sumber Daya Energi – Pacific Oil & Gas
Pada dasarnya di pasaran baju dibuat menggunakan bahan sintetis seperti nilon, poliester dan akrilik yang mendominasi 60% produksi pakaian, tidak lain adalah bahan plastik yang terbuat dari minyak bumi. Tentu saja, bahan-bahan sintetis ini tidak dapat terurai di tanah secara alami. Artinya, bahan-bahan ini hanya dapat hancur melalui proses pembakaran atau berakhir di tempat pembuangan sampah, di mana mereka akan tetap utuh selama ratusan tahun. Menyikapi akan hal ini Fashion Berkelanjutan kemudian digadangkan sebagai solusi. Fashion berkelanjutan merupakan suatu gerakan yang menuntut agar industri tekstil lebih mementingkan lingkungan serta masyarakat yang memproduksinya. Menerapkan fashion berkelanjutan juga berarti bertanggung jawab, tidak hanya terhadap produksi bahan mentah yang menjadi kain, namun juga terhadap lokasi dan metode pembuatan pakaian tesebut, termasuk orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Adapun 3 hal utama yang harus di perhatikan dalam penerapan Sustainable Fashion
1. Bahan Mentah
Umumnya, serat alami merupakan pilihan dengan dampak yang lebih baik untuk lingkungan, dibandingkan dengan serat sintetis. Contohnya adalah rayon viskosa yang terbuat dari kayu selulosa, serat alami yang sama sekali tidak mengandung plastik dan mudah terurai dengan alami di tanah. Memilih serat alami adalah langkah yang tepat. Namun, perlu diperhatikan juga darimana serat alami tersebut berasar.
2. Proses Produksi
Produksi bahan mentah hingga menjadi kain umumnya merupakan proses yang memerlukan sumber energi yang besar dan juga bahan kimia yang dibutuhkan mulai dari produksi kain hingga pewarnaannya.
3. Masyarakat
Hal terakhir dan tak kalah pentingnya adalah untuk selalu memerhatikan dampak yang dirasakan masyarakat setempat.
Dalam 3 hal utama tersebut APR menggunakan Bahan Mentah yang alaminya berasal dari hutan tanaman industri terbarukan yang dikelola secara berkelanjutan. Pohon dihutan tanaman industri APR melalui APRIL Group dapat dipanen dalam waktu lima tahun untuk memastikan ketersediaan bahan mentah secara terus - menerus. Dalam Proses Produksi, APR selalu berupaya untuk mengelola dengan baik emisi gas dan penggunaan bahan kimia dalam proses produksi. Proses manufaktur APR beroperasi dengan sistem kontrol loop tertutup yang membantu memulihkan 90% bahan kimia yang digunakan dalam keseluruhan produksi. Pabrik APR juga beroperasi dengan memanfaatkan energi biomassa terbarukan. Manufaktur bersih telah menjadi prioritas sejak APR memulai operasi. Usaha berkesinambungan untuk meningkatkan setiap aspek proses pemulihan menuju produksi siklus tertutup dan memastikan performa APR berada dalam kuartir atas standar industri yang ada. APR juga menyelaraskan tolak ukur performa dengan EUBAT (Teknik Terbaik Menurut Uni Eropa). Ini mendorong APR untuk meningkatkan operasi dan proses teknis. APR juga berupaya memberikan dampak positif terhadap Masyarakat diwilayah operasional. Contohnya, APR bermitra dengan pengrajin kain batik lokal untuk membantu mereka menerapkan prinsip berkelanjutan dengan menggunakan bahan - bahan yang lebih alami, seperti Rayon Viscose.
Sateri & Asia Pasific Rayon (APR) merupakan kelompok perusahaan RGE yang bergerak dibidang serat rayon viscose terkemuka. Rayon viscose adalah jenis serat selulosa buatan (MMCF), yaitu kelompok serat selulosa terbesar kedua setelah kapas. Keunggulan dari viscose itu sendiri terbuat dari 100% selulosa kayu, komposisi yang dapat terurai, nyaman dan lembut. Adapun produk dari APR & Sateri itu sendiri adalah berupa Serat Tekstil, Benang dan Kain yang kemudian akan dijadikan sebagai pakaian sehari" seperti baju. Adapun kontribusi APR & Sateri dalam sirkularitas adalah sebagai berikut
1. Hutan Tanaman Industri Terbarukan
Serat Alami dalam rayon viscose APR & Sateri bersumber dari hutan tanaman industri terbarukan yang dikelola secara berkelanjutan. Sinar matahari dan hujan yang melimpah di iklim khatulistiwa juga sangat cocok bagi pertumbuhan yang bagus sehingga pohon-pohon di hutan taman industri ini dapat dipanen dalam waktu lima tahun.
Tidak melalui hutan yang ditebang secara deforestasi oleh karena itu melalui pengembangan hutan tanaman industri secara berkelanjutan salah satu perusahaan RGE yaitu APRIL Group yang berperan penting dalam pemasokan bahan baku kepada APR dan Sateri. APRIL Group telah mendapatkan beberapa sertifikasi terkait pengelolaan hutan berkelanjutan baik dalam skala nasional maupun internasional. APRIL group juga berkomitmen dalam menghentikan kegiatan deforestasi hutan alam dari rantai paokan dan melindungi hutan dan lahan gambut dimana perusahaan beroperasi, serta mendu kung praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan hutan disemua negara dimana perusahaan mendapatkan bahan baku kayu. APRIL berkomitment untuk menghormati hak asasi manusia serta aspek-aspek lingkungan dalam rantai pasokan perusahaan. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat menjadi tetangga yang baik dan bertanggung jawab dalam lingkungn masyarakat lokal, nasional maupun global
Kebijakan APRIL dalam Pengelolaan Hutan Berkelanjutan 2.0 (Sustainable Forest Management Policy /SMFP) ini dibuat dengan memperhatikan masukan dari Stakeholder Advisory Committee (SAC) dan para pemangku kepentingan lainnya dari masyarakat sipil (Civil Society). Kebijakan ini merupakan sebuah evolusi dari kebijakan SFMP 1,0 yang diluncurkan pada 28 Januari 2014. Kebijakan ini memasukan kerangka kerja berkelanjutan (Sustainability Framework) dari Royal Golden Eagle (RGE)
2. Pemulihan Bahan Kimia
Teknologi teruji dalam pemulihan bahan kimia membantu dalam menangkap serta menggunakan kembali bahan kimia dan energi (yang akan digunakan untuk memproduksi uap) dalam proses pembuatan viskosa. Lebih dari 90% bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan rayon viskosa dapat diperoleh dengan metode adsorpsi dan kondensasi, dan sisanya diolah dengan teknik terbaik yang tersedia sebelum dibuang dengan aman.
3. Biomassa Terbarukan
Listrik yang digunakan untuk mengoperasikan proses produksi terintegrasi dihasilkan oleh energi biomassa terbarukan, memaksimalkan efisiensi energi di seluruh proses pabrik. Produk samping biomassa ini, seperti black liquor dari proses produksi pulp, kulit pohon, sekam dan lumpur serat, menghasilkan listrik yang cukup untuk memberikan daya pada fasilitas produksi dan masyarakat sekitar. Dengan menggunakan biomassa terbarukan ini, perusahaan dapat secara drastis mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terbarukan.
Berikut penulis lampirkan gambar terkait Renewable Fibre hingga menghasilkan produk dari APR dan Sateri
Sertifkasi
Dalam pengelolaan Fashion Berkelanjutan sertifikasi juga berperan penting. Dewasa ini, standarisasi penilaian terhadap industri tekstil berkelanjutan telah mengalami berbagai perkembangan sehingga banyak aspek yang memerlukan sertifikasi dari lembaga yang berbeda. Langkah pertama untuk mendapatkan sertifikasi kain berbahan alami adalah membuktikan bahwa bahan mentahnya berasal dari perkebunan berkelanjutan. Di APR & Sateri, 100 persen bubur kayu telah tersertifikasi, mayoritas sertifikatnya bahkan diterbitkan oleh badan internasional, PEFC (Programme for the Endorsement of Forest Certification). Selanjutnya adalah memperlihatkan proses pembuatan kain di pabrik yang meminimalisir pengeluaran gas emisi dan penggunaan bahan kimia serta energi dalam skala besar, sekaligus bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja dan masyarakat setempat. APR yang baru saja resmi beroperasi pada Januari 2019 pun sedang dalam proses mencapai standar sertifikasi pabrik tersebut dengan menerapkan pembangunan Solar Panel sebagai sumber energi. Pembangunan ini merupakan salah satu bagian dari realisasi keberlanjutan komitmen APRIL2030 yang juga mendukung realisasi peta jalan net zero emission Indonesia pada 2060. Melalui pembangunan solar panel ini, perusahaan dapat merealisasikan penggunaan sumber energi terbarukan untuk kebutuhan pabrik hingga 90%. Selain itu, pengembangan solar panel ini juga bertujuan untuk menurunkan kadar emisi karbon produk hingga 2030 nanti.
Terakhir adalah sertifikasi produk yang standarnya melingkupi aspek-aspek berupa kualitas produk yang dapat dengan mudah dan cepat terurai (biodegradable) serta tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Di APR, produk telah menerima penghargaan ‘Standard 100’ yang diberikan oleh OEKO-TEX. Hal ini membuktikan bahwa rayon viskosa bebas dari kandungan berbahaya dan aman bagi bayi dan anak-anak, dan memenuhi persayaratan lampiran XVII dari REACH, US CPSIA dan standar China GB 18401;2010.
Bisa dikatakan APR dan Sateri merupakan salah satu perusahaan yang telah menerapkan Sustainable Fashion dengan baik.
Untuk mengetahui terkait APR& Sateri lebih lanjut berikut bisa melalui link berikut
https://www.aprayon.com/en/company/about-us/
https://www.sateri.com/about-royal-golden-eagle-rge
Dampak Terhadap Masyarakat
Industri Fashion yang lebih berkelanjutan juga harus memperhatikan cara produksi bahan baku, kain dan pakaian itu sendiri. Selain menciptakan lapangan peerjaan di operasinal sekitar, APR juga bertujuan unutk memberikan dampak positif diarea tempat beroperasi sekitar. APR juga bertujuan untk memberikan dampak positif di area tempat perusahaan beroperasi. Misalnya APR telah bermitra dengan produsen kain batik tradisional, untuk membantu mereka menggunakan viscose berkelanjutan dan pewarna alami dalam perkerjaan mereka.
Dan sebagai bagian dari komitmen APR2030, APR akan bekerja sama dengan grup APRIL unutk membantu memberantas kemiskinan ekstrem dalam radius 50km dari Operasional Perusahaan.
Perusahaan masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan unutk mewujudkan janji Fashion berkelanjutan, tetapi jelas bahwa kain viscose akan memainkan peran penting dimasa depan industri Fashion.
Keikutsertaan APR dalam Pameran Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Terintegrasi Bertaraf Internasional, Indo Intertex-Inatex 2023
Sejak beroperasiya pada 2019 lalu, APR terus mempertegas komitmentnya dalam berkelanjutan dengan meluncurkan komitment APR 2030, salah satunya APR berkomitment untuk menjadi yang terdepan dalam menjalankan proses produksi bersih dan closed-loop di industri tekstil Indonesia. Sejak 2022 produk serat rayon APR mampu memproduksi +- 300.000 ton pertahun dan telah dieksplor ke lebih dari 20 negara termasuk Turki, Pakistan, India, Bangladesh, Amerika Serikat hingga Mesir. Pada tahun 2022 Asia Pasific Rayon (APR) berpartisipasi dalam pameran industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terintegrasi bertaraf internasional, Indo Intertex-Inatex 2023. Hal ini sangat menjelaskan bahwa produk APR bena - benar sangat memperhatikan fashion yang berkelanjutan. Keikutsertaan pameran yang di gelar di JIEXPO Kemayoran pada tanggal 29-31 Maret 2023 tersebut menegaskan komitment APR dalam mendukung inovasi tekstil yang berkelanjutan di Indonesia. Sejalan dengan komitmen dalam sustainable fashion, APR juga menampilkan produk recycled fiber "Finex" yakni serat daur ulang yang ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Selain itu, APR juga menampilkan produk serat rayon berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, Lyocell.
Peran Serta RGE dalam Daur Ulang Kertas (Paper Upcycling)
Setelah mengetahui banyak tentang bagaimana RGE Group berpartisipasi untuk Fashion Sustainable selanjutnya penulis akan membagikan juga bagaimana RGE Group berpartisipasi untuk Daur Ulang Kertas (Paper Upcycling)
RGE berperan serta juga dalam daur ulang kertas, seperti yang kita ketahui komsumsi kertas di dunia tidak akan berhenti, akan selalu menggunakan kertas untuk berbagai produk dan akan berakhir dalam tempat sampah. RGE melakukan pendekatan baru dalam Paper Upcyling yang dimana RGE mengolah limbah kertas untuk dalam digunakan kembali. RGE mengubah kertas bekar menjadi bahan baku yang berharga juga untuk berbagai industri, mengurangi kebutuhan akan pulp murni dan mengurangi tekanan pada hutan dan ekosistem.Proses ini memberikan harapan baru kedalam limbah kertas. menciptakan ekonomi sirkular dengan mengurangi limbah dan melestarikan sumber daya yang ada. Salah satu perusahaan RGE yang melibatkan produk pulp and paper, RGE memiliki peran yang penting dalam mendorong daur ulang kertas. Upaya- upaya yang dilakukan untuk mengubah kertas menjadi berbagai macam produk telah mendorong RGE untuk berinvestasi lebih dalam penelitiannya. Hal ini sejalan dengan komitmen RGE dalam kehidupan berkelanjutan, mendorong pendekatan yang lebih berkelanjutan terhadap konsumsi kertas. Dengan menerapkan daur ulang kertas, RGE bertujuan untuk mempromosikan model ekonomi sirkular di dalam industri, di mana sumber daya terus menerus digunakan kembali dan diregenerasi, sehingga mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan dan berkontribusi pada pengurangan limbah.
April Group membuat produk kemasan yang dapat didaur ulang dan biodegrable untuk mendukung forum B20 Indonesia 2022
Untuk mengetahui lebih tentang salah satu perusahaan Kertas milik Royal Golden Eagle Group lebih lanjut bisa kunjungi link berikut
https://www.aprilasia.com/en/about-royal-golden-eagle-rge
Sustainable Living sangat berperan penting bagi peradaban manusia, memiliki dampak yang sangat besar jika kita sebagai manusia hanya mengabaikannya saja. Oleh karena itu, kita juga harus berperan mengambil tindakan untuk kehidupan yang lebih baik. seperti yang telah dilakukan oleh Royal Golden Eagle Group dalam menerapkan Sustainable Living yang sangat baik. Kita bisa menerapkan sustainable living mulai dari hal kecil saja seperti pengurangan penggunaan plastik sampah, memilih produk -produk fashion yang menggunakan sistem berkelanjutan (Sustainable). Sebagai konsumen kita harus memandang keberlanjutan sebagai aspek yang sangat penting, dalam membeli produk kita harus menjadikan keberlanjutan sebagai dasar dalam membeli produk itu sendiri. Kita harus mendukung fashion berkelanjutan, setiap nilai rupiah yang kita keluarkan akan berdampak terhadap apa yang akan kita pilih, tentunya fashion yang berkelanjutan akan semakin jelas untuk semua pihak baik konsumen itu sendiri ataupun produsen yang memproduksi produk berkelanjutan.






Komentar
Posting Komentar